Sistem Informasi Penelusuran Perkara
PENGADILAN NEGERI ROKAN HILIR
INFORMASI DETAIL PERKARA



Nomor Perkara Penuntut Umum Terdakwa Status Perkara
311/Pid.Sus/2024/PN Rhl 1.Nadini Cista, S.H.
2.Genta patri putra, SH
LUKMAN Alias ILUT Bin M. SALEH. Persidangan
Tanggal Pendaftaran Senin, 08 Jul. 2024
Klasifikasi Perkara Narkotika
Nomor Perkara 311/Pid.Sus/2024/PN Rhl
Tanggal Surat Pelimpahan Senin, 08 Jul. 2024
Nomor Surat Pelimpahan TAR-380/L.4.20/Enz.2/07/2024
Penuntut Umum
NoNama
1Nadini Cista, S.H.
2Genta patri putra, SH
Terdakwa
NoNamaPenahanan
1LUKMAN Alias ILUT Bin M. SALEH.[Penahanan]
Penasihat Hukum Terdakwa
Anak Korban
Dakwaan

 

Dakwaan      

 

            KESATU

 

------- Bahwa terdakwa LUKMAN Alias ILUT Bin M. SALEH bersama-sama dengan saksi INDRA SAPUTRA Alias INDRA Bin NASRUN (Penuntutan dalam berkas terpisah) pada hari Jumat tanggal 23 Februari 2024 sekira jam 20.30 WIB atau setidak-tidaknya pada suatu waktu ditahun 2024 bertempat di Jalan Ganti, Kepenghuluan Sungai Majo, Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir atau setidak-tidaknya pada tempat-tempat lain yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Rokan Hilir yang berwenang memeriksa dan mengadili perkara ini, percobaan atau pemufakatan jahat, tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan I yang beratnya melebihi 5 (lima) gram perbuatan tersebut dilakukan dengan cara antara lain sebagai berikut :

 

  • Berawal pada hari Jum’at tanggal 23 Februari 2024 sekira jam 20.00 WIB Terdakwa mengajak Saksi INDRA SAPUTRA untuk memakai Narkotika jenis sabu di dalam areal kebun kelapa sawit di Jalan Ganti Kepenghuluan Sungai Majo Kecamatan Kubu Babussalam Kabupaten Rokan Hilir, tidak lama kemudian Terdakwa menyuruh Saksi INDRA SAPUTRA untuk pergi mengantarkan pesanan Narkotika jenis sabu, setelah selesai mengantar, Saksi INDRA SAPUTRA kembali ke areal kebun kelapa sawit dan memberikan uang hasil penjualan sabu sebesar Rp 350.000,- (Tiga Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) kemudian Terdakwa memberikan upah penjualan sabu tersebut kepada Saksi INDRA SAPUTRA sebesar Rp 100.000,- (Seratus Ribu Rupiah), kemudian sekira jam 20.30 WIB Terdakwa memberikan 9 (Sembilan) bungkus Narkotika jenis sabu-sabu kepada Saksi INDRA SAPUTRA sebagai persediaan untuk dijual yang mana sabu tersebut disimpan oleh Saksi INDRA SAPUTRA di semak-semak di areal kebun kelapa sawit Jalan Ganti Kepenghuluan Sungai Majo Kecamatan Kubu Babussalam Kabupaten Rokan Hilir.

 

  • Bahwa kemudian sekira pukul 18.00 WIB saksi Dedy Nofendra dan saksi Marta Tias Berkat Jaya Lowolo (Anggota Reskrim Polsek Kubu) mendapat informasi dari masyarakat bahwa didaerah di Jalan Ganti, Kepenghuluan Sungai Majo, Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir sering terjadi penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu, setelah dilakukan penyelidikan terhadap informasi tersebut selanjutnya sekira pukul 21.00 WIB saksi Dedy Nofendra dan saksi Marta Tias Berkat Jaya Lowolo mendatangi areal kebun kelapa sawit di Jalan Ganti, Kepenghuluan Sungai Majo, Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir dan melakukan penangkapan terhadap Terdakwa, pada saat sedang dilakukan penangkapan terhadap Terdakwa beberapa menit kemudian datang Saksi INDRA SAPUTRA ke lokasi, kemudian dilakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap Terdakwa dan Saksi INDRA SAPUTRA dan ditemukan 1 (satu) unit handphone Realme dan 1 (satu) bungkus plastik bening berisikan narkotika jenis sabu-sabu yang diakui kepemilikannya oleh Terdakwa. Selanjutnya saksi Dedy Nofendra menanyakan sisa narkotika jenis sabu yang Terdakwa simpan, lalu Terdakwa mengakui sisa narkotika jenis sabu-sabu tersebut terdakwa berikan kepada Saksi INDRA SAPUTRA karena Saksi INDRA SAPUTRA merupakan orang kepercayaan Terdakwa untuk membantu menjual Narkotika milik Terdakwa. Selanjutnya Saksi INDRA SAPUTRA menunjukkan kepada saksi Dedy Nofendra dan saksi Marta Tias Berkat Jaya Lowolo tempat penyimpanan Narkotika jenis sabu yang diberikan oleh Terdakwa tersebut yakni di dalam semak-semak areal kebun sawit disekitar tempat penangkapan, yang mana ditemukan plastik kresek warna merah berisikan 1 (satu) buah dompet warna hitam yang didalamnya berisikan 9 (sembilan) bungkus plastik bening berisikan narkotika, 50 (lima puluh) bungkus plastik klip merah kosong, yang mana keseluruhan barang bukti tersebut diakui kepemilikannya oleh Terdakwa. Selanjutnya Terdakwa dan saksi Indra Saputra Alias Indra Bin Nasrun berserta barang bukti dibawa ke Polsek Kubu guna proses lebih lanjut. 

 

  • Bahwa terdakwa memperoleh narkotika jenis sabu tersebut dari sdr. Rahmad (DPO) sebanyak 25 gr (dua puluh lima gram) dengan cara dibeli seharga Rp20.000.000 (dua puluh juta rupiah) dimana uang pembelian belum terdakwa bayar sebelum narkotika jenis sabu tersebut laku terjual oleh terdakwa atau sistem setoran kepada sdr. Rahmad, kemudian narkotika jenis sabu tersebut terdakwa pecah menjadi paket kecil untuk terdakwa jual kembali, dimana sebanyak 10 gr (sepuluh gram) sudah laku terjual dan sebagian terdakwa berikan kepada saksi Indra Saputra Alias Indra Bin Nasrun untuk dijual oleh saksi Indra Saputra Alias Indra Bin Nasrun, dimana saksi Indra Saputra Alias Indra Bin Nasrun mendapat upah dari terdakwa.

 

  • Bahwa sebagaimana Berita Acara Penimbangan Nomor 29/14324/2024 tanggal 26 Februari 2024 PT. Pegadaian (Persero) unit Bagansiapiapi,  barang bukti narkotika jenis shabu-shabu milik terdakwa sebanyak 1 (satu) bungkus plastik bening yang berisikan butiran kristal narkotika jenis sabu memiliki berat total bersih 0,37 gr (nol koma tiga puluh tujuh gram), dan berdasarkan Berita Acara Penimbangan Nomor 30/14324/2024 tanggal 26 Februari 2024 PT. Pegadaian (Persero) unit Bagansiapiapi,  barang bukti narkotika jenis shabu-shabu milik terdakwa sebanyak 9 (sembilan) bungkus plastik bening yang berisikan butiran kristal narkotika jenis sabu memiliki berat total bersih 9,95 gr (sembilan koma sembilan puluh lima gram).

 

  • Bahwa barang bukti milik terdakwa adalah narkotika Golongan I berdasarkan berita acara Pemeriksaan Laboratoris Kriminalistik Polda Riau Nomor Lab : 0470/NNF/2024 tanggal 29 Februari 2024 yang menyimpulkan “barang bukti milik terdakwa, sebagai berikut :Sebanyak 1 (satu) bungkus plastik pegadaian berisikan kristal warna putih dengan berat netto 0,37 gr (nol koma tiga puluh tujuh gram) dengan nomor barang bukti 0727/2024/NNF adalah benar mengandung Metamfentamina dan terdaftar dalam Golongan I Nomor urut 61 Lampiran UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika”, dan berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan Laboratoris Kriminalistik Polda Riau Nomor Lab : 0469/NNF/2024 tanggal 29 Februari 2024 yang menyimpulkan “barang bukti milik terdakwa, sebagai berikut :Sebanyak 1 (satu) bungkus plastik pegadaian berisikan kristal warna putih dengan berat netto 9,95 gr (sembilan koma sembilan puluh lima gram). dengan nomor barang bukti 0726/2024/NNF adalah benar mengandung Metamfentamina dan terdaftar dalam Golongan I Nomor urut 61 Lampiran UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika”.

 

  • Bahwa terdakwa tidak memiliki ijin dari pihak berwenang untuk menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan I tersebut.

 

------- Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika ----------

 

A T A U

 

KEDUA

 

------- Bahwa terdakwa LUKMAN Alias ILUT Bin M. SALEH pada hari Jumat tanggal 23 Februari 2024 sekira pukul 21.00 WIB atau setidak-tidaknya pada suatu waktu ditahun 2024 bertempat di Jalan Ganti, Kepenghuluan Sungai Majo, Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir atau setidak-tidaknya pada tempat-tempat lain yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Rokan Hilir yang berwenang memeriksa dan mengadili perkara ini,percobaan atau pemufakatan jahat, tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman yang beratnya melebihi 5 (lima) gram perbuatan tersebut dilakukan dengan cara antara lain sebagai berikut :

 

  • Berawal pada hari Jumat tanggal 23 Februari 2024 sekira pukul 18.00 WIB saksi Dedy Nofendra dan saksi Marta Tias Berkat Jaya Lowolo (Anggota Reskrim Polsek Kubu) mendapat informasi dari masyarakat bahwa didaerah di Jalan Ganti, Kepenghuluan Sungai Majo, Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir sering terjadi penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu, setelah dilakukan penyelidikan terhadap informasi tersebut selanjutnya sekira pukul 21.00 WIB saksi Dedy Nofendra dan saksi Marta Tias Berkat Jaya Lowolo mendatangi areal kebun kelapa sawit di Jalan Ganti, Kepenghuluan Sungai Majo, Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir dan melakukan penangkapan terhadap Terdakwa, pada saat sedang dilakukan penangkapan terhadap Terdakwa beberapa menit kemudian datang Saksi INDRA SAPUTRA ke lokasi, kemudian dilakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap Terdakwa dan Saksi INDRA SAPUTRA dan ditemukan 1 (satu) unit handphone Realme dan 1 (satu) bungkus plastik bening berisikan narkotika jenis sabu-sabu yang diakui kepemilikannya oleh Terdakwa. Selanjutnya saksi Dedy Nofendra menanyakan sisa narkotika jenis sabu yang Terdakwa simpan, lalu Terdakwa mengakui sisa narkotika jenis sabu-sabu tersebut terdakwa berikan kepada Saksi INDRA SAPUTRA karena Saksi INDRA SAPUTRA merupakan orang kepercayaan Terdakwa untuk membantu menjual Narkotika milik Terdakwa. Selanjutnya Saksi INDRA SAPUTRA menunjukkan kepada saksi Dedy Nofendra dan saksi Marta Tias Berkat Jaya Lowolo tempat penyimpanan Narkotika jenis sabu yang diberikan oleh Terdakwa tersebut yakni di dalam semak-semak areal kebun sawit disekitar tempat penangkapan, yang mana ditemukan plastik kresek warna merah berisikan 1 (satu) buah dompet warna hitam yang didalamnya berisikan 9 (sembilan) bungkus plastik bening berisikan narkotika, 50 (lima puluh) bungkus plastik klip merah kosong, yang mana keseluruhan barang bukti tersebut diakui kepemilikannya oleh Terdakwa. Selanjutnya Terdakwa dan saksi Indra Saputra Alias Indra Bin Nasrun berserta barang bukti dibawa ke Polsek Kubu guna proses lebih lanjut.
  • Bahwa sebagaimana Berita Acara Penimbangan Nomor 29/14324/2024 tanggal 26 Februari 2024 PT. Pegadaian (Persero) unit Bagansiapiapi,  barang bukti narkotika jenis shabu-shabu milik terdakwa sebanyak 1 (satu) bungkus plastik bening yang berisikan butiran kristal narkotika jenis sabu memiliki berat total bersih 0,37 gr (nol koma tiga puluh tujuh gram), dan berdasarkan Berita Acara Penimbangan Nomor 30/14324/2024 tanggal 26 Februari 2024 PT. Pegadaian (Persero) unit Bagansiapiapi,  barang bukti narkotika jenis shabu-shabu milik terdakwa sebanyak 9 (sembilan) bungkus plastik bening yang berisikan butiran kristal narkotika jenis sabu memiliki berat total bersih 9,95 gr (sembilan koma sembilan puluh lima gram).
  • Bahwa barang bukti milik terdakwa adalah narkotika Golongan I berdasarkan berita acara Pemeriksaan Laboratoris Kriminalistik Polda Riau Nomor Lab : 0470/NNF/2024 tanggal 29 Februari 2024 yang menyimpulkan “barang bukti milik terdakwa, sebagai berikut :Sebanyak 1 (satu) bungkus plastik pegadaian berisikan kristal warna putih dengan berat netto 0,37 gr (nol koma tiga puluh tujuh gram) dengan nomor barang bukti 0727/2024/NNF adalah benar mengandung Metamfentamina dan terdaftar dalam Golongan I Nomor urut 61 Lampiran UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika”, dan berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan Laboratoris Kriminalistik Polda Riau Nomor Lab : 0469/NNF/2024 tanggal 29 Februari 2024 yang menyimpulkan “barang bukti milik terdakwa, sebagai berikut :Sebanyak 1 (satu) bungkus plastik pegadaian berisikan kristal warna putih dengan berat netto 9,95 gr (sembilan koma sembilan puluh lima gram). dengan nomor barang bukti 0726/2024/NNF adalah benar mengandung Metamfentamina dan terdaftar dalam Golongan I Nomor urut 61 Lampiran UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika”.
  • Bahwa terdakwa tidak memiliki ijin dari pihak berwenang untuk tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman tersebut.

 -------Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika ----------

Pihak Dipublikasikan Ya